Header Ads

Keberadaan Grey Water hasil dari Kapal yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan Ekosistem Laut

Ilustrasi https://www.brighthubengineering.com
Jakarta,Gotoseajobs.com- Instalasi air limbah ( Waste water ) diatas kapal terdiri dari Instalasi air limbah sisa / bekas air mandi, air cucian bekas pakaian maupun air sisa cucian bekas makanan  ( Grey  Water ) dan Instalasi air limbah kotor sisa/ bekas air toilet  ( Black Water ).

Pada kapal kapal Passanger jelas  air limbah  yang dihasilkan  sangat besar, sebanding dengan jumlah penumpang yang diangkut "

Permasalahan Utama yang berkecamuk di pikiran penulis" ialah jika pada semua kapal  Niaga dan Passanger terkena Aturan mengenai Penanganan dan  Pembuangan Air Limbah Kotor / Sewage secara International seperti yang tercantum dalam Aturan MARPOL yang sebelumnya harus di treatment terlebih dahulu sebelum dibuang ke luar kapal yang tentunya harus melewati  dahulu suatu proses pengolahan untuk menghancurkan  semua kotoran yang ada.

Dan juga membuangnya pun harus diluar jarak tertentu dari garis pantai.

Mengapa untuk Grey Water tidak ada aturannya, padahal Grey Waterlah yang malah justru sangat berbahaya bagi kelangsungan Ekosistem Laut.

Telah disinggung diatas baik Black water terlebih  Grey water yang  merupakan sumber limbah kimia dari kapal yang dapat merusakan Lingkungan Ekosistem Laut karena air limbah buangan Grey Water banyak mengandung bahan bahan kimiawi baik Liquid maupun Solid,   semoga dapat menjadi bahan perhatian Instansi terkait untuk menjaga kelestarian lingkungan Ekosistem di laut kita.

Dan sudah saatnya Pemerintah Indonesia mengusulkan kepada IMO ( International Maritime Organization ) untuk membuat resolusi khususnya mengenai Grey Water dan penanganannya di masa datang.   ( AN )

No comments