Diitjen Hubla: OP dan Pengguna Jasa Bongkar Muat Harus Komunikasi Dua Arah

Diitjen Hubla: OP dan Pengguna Jasa Bongkar Muat Harus Komunikasi Dua Arah

Ananta Gultom
Friday, 26 July 2019



 
Surabaya, eMaritim.com - Ditjen Perhubungan Laut terus menggaungkan slogan "Bekerja Dengan Hati, Tulus Ikhlas Melayani" di setiap pelaksanaan pekerjaan dan mengutamakan komunikasi dua arah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kali ini, pelaksanaan komunikasi dua arah ditunjukan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya dengan menggelar acara Cangkruk Bareng OP bersama para pengguna jasa bongkar muat pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kemarin (25/7).

Acara yang diikuti oleh sekitar 30 orang perwakilan perusahaan bongkar muat ini mengambil tema Kegiatan Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Maksud dan tujuan dari acara ini adalah selain untuk menjalin silaturahmi, juga untuk mendekatkan diri serta membangun komunikasi sehingga Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok sebagai regulator di pelabuhan bisa mendapatkan masukan atas setiap persoalan maupun kendala yang dihadapi oleh para pengguna jasa," ujar Kepala Kantor OP Utama Tanjung Perak, Dahri.

Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan kali kedua diadakan oleh OP Tanjung Perak Surabaya yang mendapatkan apresiasi dan antusias dari masyarakat maritim di lingkungan Pelabuhan OP Tanjung Perak.

"Pelabuhan Tanjung Perak ada di Surabaya. Jadi, caranya juga harus Suroboyoan dengan menggelar acara Cangkruk Bareng ini agar lebih dekat dengan masyarakat dan tentunya akan berkelanjutan,� ujar Dahri.

Suasana yang santai dan akrab dengan duduk lesehan serta jajanan khas suroboyoan, membuat para peserta sangat antusias menyampaikan aspirasi dan berbincang akrab dengan Kepala OP Utama Tanjung Perak beserta jajarannya.

Selain itu, dalam Cangkruk Bareng tersebut juga dilakukan sosialisasi pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Surabaya dari perwakilan PT Pelindo Usaha Citra (PHC), selaku pengelola Rumah Sakit PHC di Tanjung Perak Surabaya.

"Terima kasih kepada para peserta yang telah menyempatkan diri untuk hadir dalam kegiatan ini, dan berharap kegiatan ini bisa membuat kita semakin dekat, akrab dan selanjutnya menjadi agenda rutin setiap bulannya serta bersama-sama menjadikan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjadi pelabuhan kebanggaan masyarakat Jawa Timur khususnya warga Surabaya," tutup Dahri.